Pengabdian

Belajar Sambil Bermain, Dosen Teknik Mesin UMY Edukasi Proses Manufaktur Topeng Superhero kepada Anak-Anak Indonesia di Kuala Lumpur

Bermain dan mainan memang sudah menjadi dunia tersendiri bagi anak-anak. Hampir semua mainan yang mereka gunakan sehari-hari terbuat dari plastik, namun anak-anak jarang tahu bagaimana benda-benda itu diproduksi. Padahal, aktivitas bermain akan jauh lebih bermakna jika di dalamnya juga mengandung nilai edukasi. Berangkat dari hal tersebut, tim pengabdian dosen Prodi Teknik Mesin UMY yang diketuai oleh Dr. Ir. Cahyo Budiyantoro, S.T., M.Sc., IPM. merancang program yang memadukan kesenangan bermain dengan edukasi proses teknik pembuatan mainan. Sebuah langkah nyata dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi di kancah internasional.

Sambutan Pengelola Sanggar Bimbingan Muhammadiyah
Sambutan Pengelola Sanggar Bimbingan Muhammadiyah

Program bertajuk Engineering-Based Educational Play Tools Integrating Financial Literacy to Boost Motivation in Early Childhood ini dilaksanakan di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah, Kampung Bharu, Kuala Lumpur, pada Rabu (29/4/2026). Sekitar 50 anak berusia 7–11 tahun terlibat aktif dalam program yang menggunakan pendekatan bermain sambil belajar atau play-based learning, di mana setiap aktivitasnya dirancang untuk menumbuhkan kesadaran keberlanjutan lingkungan melalui media permainan edukatif berbasis engineering. Dalam kegiatan ini, tim menyampaikan materi tentang proses teknik pembuatan Super Hero Character Face Shield  (topeng karakter superhero), mulai dari penyiapan desain, cetakan, kebutuhan bahan, proses cetak, hingga finishing.

Cetakan 3D topeng Iron Man dan Dark Vader karya tim pengabdian Teknik Mesin UMY untuk edukasi vacuum forming di Kuala Lumpur.
Cetakan 3D topeng Iron Man dan Dark Vader karya tim pengabdian Teknik Mesin UMY untuk edukasi vacuum forming di Kuala Lumpur.

Pada pelaksanaannya, tim pengabdian menggunakan material lembaran Polycarbonate (PC), karena bahan ini kuat, tahan benturan, dan aman digunakan sebagai media edukasi anak dengan bagian tepinya dihaluskan agar tidak tajam. Adapun peralatan dan bahan yang digunakan yakni mesin vacuum forming untuk memanaskan dan membentuk plastik mengikuti cetakan, lembaran plastik sebagai bahan utama yang akan dibentuk, cetakan topeng sebagai acuan bentuk dasar karakter superhero. Selain itu, menggunakan elemen pemanas untuk melunakkan plastik sebelum dibentuk, gunting atau cutter untuk merapikan bagian tepi setelah topeng jadi.  Terakhir, cat untuk menghias dan mempercantik tampilan topeng sesuai karakter yang diinginkan.

Proses pembuatan (manufaktur) yang dilakukan adalah menggunakan vacuum forming yaitu dengan pembentukan lembaran polycarbonate yang dipanaskan hingga lunak kemudian ditarik mengikuti cetakan/mold menggunakan gaya vakum. Metode ini dilakukan karena cocok untuk membentuk komponen tipis seperti visor/penutup wajah, relatif cepat untuk pembuatan prototipe, dan memungkinkan produksi beberapa unit dengan biaya lebih efisien untuk kegiatan edukasi.

Edukasi proses teknik pembuatan mainan topeng karakter superhero
Edukasi proses teknik pembuatan mainan topeng karakter superhero

Setelah materi disampaikan, tim pengabdian membagikan hasil cetakan topeng karakter superhero kepada setiap peserta. Topeng yang dibagikan belum digunting bagian tepinya, sehingga anak-anak berkesempatan langsung mempraktikkan proses pengguntingan dan perapian didampingi oleh tim. Bagian tepi digunting dengan menyisakan sedikit jarak dari bagian utama topeng, agar anak-anak bisa memasukkan tali pengikat di sana sehingga topeng dapat dipakai di kepala.

pendampingan pengguntingan dan perapian topeng
pendampingan pengguntingan dan perapian topeng

Para peserta mengikuti serangkaian kegiatan dengan penuh antusias. Mereka terlihat asyik dari menggunting, merapikan tepi, hingga memasang tali pengikat. topeng karakter superhero mereka masing-masing. Pada akhir sesi, setiap anak pulang dengan wajah sumringah membawa topeng buatan tangan mereka sendiri.

Aktivitas pengguntingan dan perapian topeng karakter superhero
Aktivitas pengguntingan dan perapian topeng karakter superhero
Partisipasi aktif siswa Sanggar Bimbingan Muhammadiyah, Kampung Bharu, Kuala Lumpur.
Partisipasi aktif siswa Sanggar Bimbingan Muhammadiyah, Kampung Bharu, Kuala Lumpur.

Tidak berhenti disini, tim pengabdian duduk bersama pengelola Sanggar Bimbingan Muhammadiyah untuk merancang program selanjutnya. Diskusi ini berangkat dari keprihatinan bersama bahwa anak-anak Indonesia yang tinggal di Kuala Lumpur masih banyak yang belum mendapatkan sarana dan perhatian pendidikan yang cukup, khususnya di jenjang pendidikan dasar.

Tim Pengabdian Prodi Teknik Mesin Bersama Pengelola Sanggar Bimbingan Muhammadiyah, Kampung Bharu, Kuala Lumpur
Tim Pengabdian Prodi Teknik Mesin Bersama Pengelola Sanggar Bimbingan Muhammadiyah, Kampung Bharu, Kuala Lumpur

Tim Pengabdian Prodi Teknik Mesin UMY berkomitmen untuk terus hadir dan mendukung kebutuhan pendidikan anak-anak di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah, Kampung Bharu, Kuala Lumpur. Komitmen ini akan terus diwujudkan melalui program-program yang didukung penuh oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

UMY melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) secara aktif memfasilitasi dosen untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini menjadi komitmen UMY dalam pelaksanaan catur darma perguruan tinggi Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *