Dosen UMY Dorong Pemberdayaan Perempuan melalui Kreativitas Kain Jumputan untuk Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Lokal
Dalam rangka melaksanakan pengabdian masyarakat, tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjalankan program dengan judul Pemberdayaan Perempuan Dalam Usaha Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Melalui Kreativitas Kain Jumputan Pada Pimpinan Ranting Aisyiyah Tamantirto Utara Kasihan Bantul. Program pengabdian dilakukan di Ramting ‘Aisyiyah Tamantirto, Kasihan, Bantul.
“Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan jumputan pada perempuan dalam upaya meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga,” jelas Rini Juni Astuti, ketua program pengabdian, pada Sabtu (09/03/2024).

Kegiatan berlangsung dengan sambutan dari Ketua PRA Tamantirto Utara dan Ketua Tim Abdimas UMY. Rini Juni Astuti kemudian memberikan materi tentang peran perempuan dalam ketahanan ekonomi keluarga melalui metode ceramah. Tim Abdimas menyediakan kain untuk pelatihan pembuatan jumputan, dan Ibu Sri Lestari, owner Batik Allussan Sleman, memandu peserta sebanyak 50 orang. Ia mengajarkan cara dan trik membuat jumputan pada kain dengan model melintang, serong, dan membujur secara konsisten.
Kegiatan selanjutnya peserta mempraktekkan cara tersebut dengan didampingi oleh tim dari batik Allussan. Pada saat menjumput peserta diberi trik yang betul yaitu dijumput, diputar dan ditarik. Metode tersebut membuat media seperti kerikil atau kelereng yang akan digunakan dalam jumputan itu akan kuat ketika diaplikasikan pada kain sehingga ketika dicelup dengan pewarna tidak akan bocor warnanya. Kegiatan ini ditutup dengan kontrol oleh tim Batik Allusan pada hasil jumputan kain yang telah dibuat oleh peserta dan kain yang telah selesai dijumput dikumpulkan dan diberi nama masing-masing.
Program ini dilaksanakan oleh Rini dari Program Studi Manajemen, yang menjadi dosen ketua. Pengabdian ini mendapatkan respon positif dari mitra yang disampaikan oleh salah satu anggota Ranting ‘Aisyiyah Tamantirto. Beliau menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi perempuan, ibu rumah tangga, dan pensiunan. Kegiatan ini mendorong mereka berkreasi menggunakan media dari lingkungan sekitar, seperti kerikil, biji-bijian, tanaman, dan rafia bekas, sekaligus melatih gerakan jari jemari peserta. Beliau juga mempunyai harapan akan ada rencana tindak lanjut dari hasil pelatihan ini.
Program pengabdian ini sepenuhnya mendapatkan dukungan dari UMY melalui Lembaga Masyarakat (LPP). “Melalui program pengabdian ini, UMY memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sesuai dengan disiplin keilmuan dosen yang mengadakan pengabdian,” jelas Dr. Gatot Supangkat, ketua LPM UMY.
