Semangat Al-Ma’un, Muhammadiyah Salurkan Kurban Iduladha untuk Warga Lintas Agama di NTT
Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kembali menjalankan program penyaluran hewan kurban ke wilayah 3T pada momentum Iduladha 1447 H. Tahun ini, sasaran penyaluran mencakup Warmon Kokoda dan Pulau Arar di Papua Barat Daya, serta Desa Tliu, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.
Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk membawa kebahagiaan Iduladha kepada masyarakat di lapisan paling bawah, terutama di kawasan yang selama ini kurang mendapat perhatian. Ia menekankan bahwa bagi Muhammadiyah, ibadah kurban bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan wujud nyata dari semangat Al-Ma’un. Sebuah nilai yang mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kebersamaan dan gotong royong.
Di Desa Tliu, pendistribusian daging kurban dilakukan tanpa memilah latar belakang keagamaan penerima. Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah NTT, Mukhsin Masri, menyatakan bahwa seluruh kepala keluarga di desa tersebut berhak mendapatkan manfaat, baik yang beragama Islam, Kristen, maupun Katolik. Hewan kurban yang disalurkan berupa dua ekor sapi, hasil kolaborasi antara MPM PP Muhammadiyah dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI.
Kepala Desa Tliu, Thimatius Natonis, menyampaikan rasa syukur atas perhatian Muhammadiyah terhadap desanya. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan nilai persatuan yang sudah lama tumbuh di tengah masyarakat setempat. Ia mengungkapkan bahwa tradisi saling melibatkan antarumat beragama dalam berbagai kegiatan sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Desa Tliu.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Timor Tengah Selatan, Kudrih Chandra, berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya. Program kurban ini diharapkan tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi perekat kerukunan antaragama yang nyata di bumi NTT.
Sumber: Muhammadiyah
