KomunikasiPengabdian

Sinergi KKN dalam Kesehatan Gigi dan Mulut Anak di Desa Geger, Pundong, Seloharjo, Bantul

Tim Kuliah Kerja Nyata Inter Professional Education (KKN IPE) 019 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar edukasi dan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut anak di SD Muhammadiyah Geger, Pundong, Bantul. Desa Geger yang terletak di Kalurahan Seloharjo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan wilayah yang memiliki potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang cukup baik. Kegiatan ini dilaksanakan pada 28 Januari 2026. Kegiatan ditujukan kepada siswa kelas 1 dan 2 pada anak usia 6-8 tahun.

Program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini. “Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta mendapatkan pengetahuan yang nyata dan bisa langsung diterapkan dalam menjaga kesehatan gigi anak,” jelas drg. Wustha Farani, MDSc., Sp.KGA, Dosen Pembimbing Lapangan KKN UMY.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusias. Dosen menyampaikan materi secara langsung kepada siswa, sementara mahasiswa aktif mendampingi selama sesi berlangsung. Suasana belajar pun terasa menyenangkan bagi anak-anak. Tim juga membagikan pretest dan posttest untuk mengukur keberhasilan program. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan pada peserta. Para guru menyambut kegiatan ini dengan antusias, karena program serupa belum pernah ada sebelumnya dan wilayah Desa Geger memiliki kesulitan dalam mengakses layanan kesehatan karena jarak Puskesmas yang cukup jauh.

Kegiatan diakhiri dengan sikat gigi bersama para siswa dengan cara yang benar. Siswa, guru, dan warga Desa Geger memberikan respons positif terhadap kegiatan ini. Penyuluhan kesehatan gigi sejak usia dini diharapkan mampu menekan angka karies pada anak dan membangun kebiasaan merawat gigi yang baik sejak kecil. Muhammad Nandar Wicaksono selaku Kepala Dukuh Geger menyampaikan rasa terimakasihnya atas pelaksanaan program pengabdian masyarakat bersama KKN di wilayahnya dan berharap semoga kegiatan serupa akan tetap diadakan di Pedukuhan Geger.

Program ini merupakan wujud komitmen UMY dalam pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari Catur Darma, yang didukung oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UMY. Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat respons positif dari peserta maupun pihak sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *