KesehatanPengabdian

Dosen UMY Mendorong Pengembangan Posyandu sebagai Langkah Integrasi Layanan Primer yang Lebih Efektif

Dalam rangka melaksanakan pengabdian masyarakat, tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjalankan program dengan judul Pengembangan Posyandu sebagai Implementasi Integrasi Layanan Primer. Program pengabdian dilakukan di Desa Jumoyo, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang.

“Program pengabdian ini bertujuan untuk peningkatan kompetensi kader kesehatan dengan 25 kecakapan,” jelas Ekorini Listiowati, ketua program pengabdian, pada Jumat  (26/01/2024).

Tim Pengabdian Masyarakat melaksanakan kegiatan secara kolaborasi dengan dosen dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah, yaitu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Surabaya dan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Tim juga bermitra dengan Kepala Desa Jumoyo, Salam, Magelang,serta memperoleh dukungan dari Puskesmas Kecamatan Salam, Magelang.

Tim menjalankan program kegiatan selama 3 hari pelatihan, sesuai dengan pedoman yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, yaitu 25 kecakapan kader posyandu. Tim mengawali pelatihan dengan pre test dan diakhiri dengan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuan kader posyandu atas materi pelatihan. Selain menyampaikan materi, tim juga memfasilitasi diskusi dan role-play antar peserta.

Tim mengelompokkan dua puluh lima kecakapan kader posyandu ke dalam lima kluster,  yaitu ketrampilan pengelolaan posyandu, ketrampilan bayi dan balita, ketrampilan ibu hamil dan menyusui, ketrampilan usia sekolah dan remaja, ketrampilan usia produktif dan lanjut usia. Pada hari ketiga, tim menutup kegiatan dengan menyusun Rencana Tindak Lanjut yang difasilitasi oleh Bidan Koordinator Posyandu Desa Jumoyo.

Dr.dr. Ekorini Listiowati, MMR, dari Progam Kedokteran memimpin pelasaksanaan program ini sebagai dosen ketua. Program pengabdian ini mendapatkan respon positif sangat antusias. Peserta merasa antusias mengikuti pelatihan selama 3 hari karena isi pelatihan dirasakan akan bermanfaat dalam kegiatan mereka sebagai kader posyandu.

Program pengabdian ini sepenuhnya mendapatkan dukungan dari UMY melalui Lembaga Masyarakat (LPP). “Melalui program pengabdian ini, UMY memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sesuai dengan disiplin keilmuan dosen yang mengadakan pengabdian,” jelas Dr. Gatot Supangkat, ketua LPM UMY.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *