Pengabdian

Cegah Karies Anak Sejak Dini, Tim Pengabdi UMY Edukasi Ibu PKK Wirobrajan

Sebagai wujud nyata komitmen dalam mengimplementasikan tri dharma perguruan tinggi, dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, drg. Trianita Lydianna, M.D.Sc., Sp.K.G.A., bersama tim pengabdian masyarakat skema desa binaan menggelar kegiatan edukasi kesehatan gigi dan mulut anak. Kegiatan bertajuk “Merawat Amanah Allah Lewat Senyum Sehat: Edukasi Peran Orang Tua dalam Mencegah Karies Anak Sejak Usia Dini” ini digelar di Kampung Ketanggungan, Desa Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Sebanyak 37 peserta dari kader dan anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) setempat turut hadir dalam kegiatan ini.

Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua dalam membentuk perilaku pencegahan karies anak sejak usia dini di lingkup keluarga. Upaya promotif dan preventif dilakukan melalui penyuluhan kepada ibu-ibu PKK terkait cara menjaga kesehatan gigi dan mulut anak agar terhindar dari kerusakan gigi.

Kegiatan diawali dengan pendataan kehadiran peserta yang dilanjutkan dengan pengisian lembar pre-test. Acara secara resmi dibuka dengan sambutan dari Lurah Wirobrajan, Seno Wibowo, S.H., M.I.P. Sambutan selanjutnya disampaikan oleh ketua pengabdian skema khusus desa binaan, drg. Wustha Farani, M.D.Sc., Sp.K.G.A., yang dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sub-Direktorat Direktorat Riset dan Pengabdian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr. Al Afik, S.Kep., Ns., M.Kep.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Mitra Pengabdian, Dani Puspito, serta Ketua PKK Ketanggungan, Dewiq Riesdya.

Acara inti diisi dengan pemaparan materi edukasi oleh drg. Trianita Lydianna, M.D.Sc., Sp.K.G.A. Materi yang disampaikan mencakup cara menjaga kesehatan gigi dan mulut anak sejak usia dini, termasuk teknik menyikat gigi yang benar, pengaturan konsumsi makanan dan minuman manis, serta pentingnya pemeriksaan gigi secara rutin sebagai langkah pencegahan karies. Sesi ini dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif, di mana peserta turut menyampaikan pertanyaan seputar permasalahan gigi anak yang kerap dihadapi di rumah.

edukasi oleh drg. Trianita Lydianna, M.D.Sc., Sp.K.G.A tentang langkah pencegahan karies gigi anak
edukasi oleh drg. Trianita Lydianna, M.D.Sc., Sp.K.G.A tentang langkah pencegahan karies gigi anak

Setelah pemaparan materi, peserta diminta mengisi lembar post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman dibandingkan hasil pre-test sebelumnya. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemeriksaan gigi dan konsultasi gratis yang dilakukan langsung oleh tim pengabdi, memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengetahui kondisi kesehatan gigi mereka serta memperoleh saran penanganan awal apabila ditemukan keluhan. Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan hibah kepada mitra pengabdian serta sesi foto bersama.

Ketua PKK Ketanggungan, Dewiq Riesdya, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Ia menilai edukasi tersebut bermanfaat menambah wawasan ibu-ibu PKK dan kader terkait kesehatan gigi, khususnya kesehatan gigi anak, mengingat sebagian besar peserta memiliki anak maupun cucu yang masih berusia dini.

Sementara itu, Mitra Pengabdian, Dani Puspito, berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan berkesinambungan dengan target peserta yang lebih luas.

pemeriksaan dan konsultasi gigi anak
pemeriksaan dan konsultasi gigi anak

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai pentingnya peran keluarga dalam mencegah karies sejak usia dini. Melalui edukasi yang diberikan, peserta diharapkan dapat menerapkan kebiasaan menjaga kesehatan gigi anak di lingkungan keluarga sehingga mendukung tumbuh kembang anak yang sehat.

UMY secara konsisten mengembangkan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari catur dharma perguruan tinggi. Para dosen UMY mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak dalam menjalankan program ini. Mitra yang terlibat pun memberikan apresiasi atas kontribusi nyata yang diwujudkan UMY.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *