Melansir dari bbc.com Sepanjang 2025, luas hutan yang hilang mencapai lebih dari 433 ribu hektare, meningkat sekitar 66 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Deforestasi merupakan hilangnya tutupan hutan secara permanen akibat alih fungsi lahan menjadi penggunaan lain.

Auriga Nusantara mencatat bahwa sepanjang 2025, sekitar 433.751 hektare hutan di Indonesia hilang akibat aktivitas manusia. Angka tersebut tidak mencakup kerusakan hutan akibat bencana alam seperti banjir dan longsor.
jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 261.574 hektare, luas deforestasi mengalami peningkatan sekitar 66% atau bertambah 172.684 hektare. Dengan demikian, jumlahnya hampir dua kali lipat dari tahun 2024.
Ketua Yayasan Auriga Nusantara, Timer Manurung, menyebutkan bahwa jika dihitung secara keseluruhan, angka tersebut mencapai sekitar 166% dari tahun sebelumnya. “Artinya, deforestasi yang terjadi hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.
Secara global, Indonesia bertengger di peringkat lima besar dunia yang kehilangan tutupan pohon sepanjang 20 tahun terakhir, menurut data World Resources Institute (WRI) pada 2025.
Lokasi dengan Tingkat Deforestasi Tertinggi
Auriga Nusantara mencatat bahwa provinsi dengan tingkat deforestasi tertinggi pada 2025 adalah Kalimantan Tengah, dengan peningkatan dari 33.389 hektare pada 2024 menjadi 56.999 hektare.
Kalimantan Timur berada di posisi berikutnya dengan kenaikan dari 44.483 hektare menjadi 47.187 hektare. Sementara itu, Aceh berada di urutan ketiga dengan lonjakan yang cukup signifikan, yakni meningkat 426% dari 8.962 hektare pada 2024 menjadi 38.176 hektare pada 2025.
Selain ketiga wilayah tersebut, beberapa provinsi lain yang turut mencatat tingkat deforestasi tinggi antara lain Kalimantan Barat, Papua Tengah, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Kalimantan Utara, Riau, dan Papua Pegunungan.
Menurut Ketua Yayasan Auriga Nusantara, Timer Manurung, wilayah-wilayah tersebut termasuk dalam sepuluh provinsi dengan tingkat deforestasi tertinggi di Indonesia sepanjang 2025.
Peningkatan deforestasi ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap hutan di Indonesia masih cukup besar. Oleh karena itu, semua pihak perlu memberi perhatian bersama agar kelestarian hutan tetap terjaga di tengah berbagai aktivitas pemanfaatan lahan.
baca juga: Inovasi pengabdian UMY: Hadirkan Solusi Biopori Jumbo dalam Penanganan Sampah Organik
