Pengabdian

FKG UMY Kembangkan Skrining untuk Menjaga Lansia Tetap Sehat dan Mandiri

Proses penuaan pada lansia tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga pada kesehatan mulut rongga. Penurunan fungsi tubuh seiring bertambahnya usia dapat meningkatkan risiko kerentanan (frailty), yaitu penurunan cadangan fisiologis yang membuat lansia lebih mudah mengalami gangguan kesehatan, jatuh, hingga kehilangan kemandirian.

Meski demikian, kesehatan gigi dan mulut seringkali belum menjadi bagian utama dalam upaya deteksi dini kerentanan pada lansia. Padahal, kondisi gigi yang buruk dapat mempengaruhi pola makan, status gizi, hingga kualitas hidup secara keseluruhan. Berkurangnya jumlah gigi dan penurunan fungsi motorik oral, seperti kemampuan mengunyah, bahkan menjadi faktor yang paling sering dikaitkan dengan terjadinya kerentanan pada lansia (Dibello dkk., 2021).

Berangkat dari permasalahan tersebut, drg. Dyah Triswari, M.Sc., dosen Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (FKG UMY), melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “FKG UMY Kembangkan Skrining untuk Menjaga Lansia Tetap Sehat dan Mandiri”. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam merealisasikan komitmen FKG UMY terhadap pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi.

Program ini dilaksanakan atas kolaborasi dengan Fakulti Pergigian (FGG) Universiti Kebangsaan Malaysia serta Sekolah Lansia Ginastel, yang diprakarsai oleh drg. Prasasti Bintarum, dokter gigi di Puskesmas Imogiri I, Bantul. Melalui kolaborasi ini, program yang diharapkan dapat meningkatkan kesehatan gigi dan kesehatan fisik lansia guna mencegah terjadinya kerentanan.

Kegiatan diawali dengan rutinitas Sekolah Lansia berupa edukasi kesehatan oleh drg. Dyah Triswari, M.Sc., yang telah mengembangkan metode deteksi kerentanan (kelemahan) pada lansia melalui pemeriksaan gigi dan fisik secara terpadu. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadi alat skrining dini untuk mengidentifikasi tanda-tanda penurunan fungsi yang umum terjadi pada usia lanjut.

Usai sesi edukasi, dilanjutkan dengan senam lansia, kemudian diikuti dengan pemeriksaan fisik dan kesehatan gigi yang dilakukan langsung oleh tim FKG UMY. Sebanyak 60 orang lansia yang merupakan siswa Sekolah Lansia Ginastel ikut terlibat dalam kegiatan ini.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti pemeriksaan. Mereka berharap, melalui deteksi dini ini, kerentanan yang biasa muncul pada usia lanjut dapat dicegah lebih awal sehingga mereka tetap dapat menjalani masa lanjut usia dengan produktif dan berkualitas.

UMY melalui Direktorat Riset dan Pengabdian (DRP) mendukung penuh program pengabdian ini. ‘Melalui program ini, UMY memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat sesuai disiplin keilmuan dosen,’ jelas apt. RR. Sabtanti Harimurti, S.Si., M.Sc., Ph.D., Direktur DRP UMY.

Referensi:

Dibello, V., Zupo, R., Sardone, R., Lozupone, M., Castellana, F., Dibello, A., … & Panza, F. (2021). Oral frailty and its determinants in older age: a systematic review. The Lancet Healthy Longevity2(8), e507-e520.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *