Pendidikan

ABBEI Kunjungi Madukismo, Gali Potensi Biomassa Tebu sebagai Energi Terbarukan

Tim Asosiasi Biomassa dan Bio Energi Indonesia (ABBEI) yang dibersamai oleh Dr. Novi Caroko selaku Sekretaris Jenderal melakukan kunjungan ke Pabrik Gula Madukismo, Yogyakarta. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh General Manager Madukismo dan menjadi ajang diskusi mengenai potensi pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi terbarukan di sektor industri gula.

Pertemuan ini membahas potensi pemanfaatan biomassa yang dihasilkan dari proses produksi gula sebagai sumber energi terbarukan. Madukismo sebagai salah satu pabrik gula tertua dan terbesar di Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki potensi biomassa yang sangat signifikan, mengingat seluruh bagian tanaman tebu pada dasarnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi maupun bahan baku produk bernilai tambah.

kunjungan ABBEI dalam proses pengolahan tebu
kunjungan ABBEI dalam proses pengolahan tebu

Dalam proses produksinya, Madukismo tidak hanya mengolah tebu menjadi gula, tetapi juga memproduksi spiritus dari tetes tebu atau molase, yaitu hasil sampingan proses kristalisasi gula. Tetes tebu yang mengandung kadar gula sisa ini difermentasi dan didestilasi untuk menghasilkan alkohol atau spiritus. Proses tersebut sekaligus menghasilkan limbah organik dalam jumlah besar yang berpotensi diolah lebih lanjut menjadi energi terbarukan berbasis biomassa.

Ampas tebu atau bagasse yang dihasilkan setelah proses pemerasan juga menjadi salah satu sumber biomassa utama yang dibahas dalam kunjungan ini. Material berserat tinggi tersebut selama ini umumnya dibakar langsung sebagai bahan bakar boiler di pabrik gula, namun dengan teknologi yang lebih maju, ampas tebu dapat diolah menjadi pellet biomassa, briket energi, bahkan digunakan dalam sistem gasifikasi untuk menghasilkan listrik.

ABBEI sebagai wadah para penggiat energi terbarukan berbasis biomassa melihat industri gula seperti Madukismo sebagai mitra strategis dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Kolaborasi antara asosiasi riset dan industri gula dinilai dapat membuka peluang baru dalam pemanfaatan limbah industri secara optimal, sekaligus mendukung target transisi energi nasional menuju energi bersih dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *