Muhammadiyah

IKAPI DIY Gelar Musyda 2026, Tegaskan Komitmen Perbukuan di Tengah Tantangan Digital

Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Musyawarah Daerah (Musyda) di Gedung Sarang, Yogyakarta, Kamis (23/4/2026). Forum ini mempertemukan para pelaku industri perbukuan untuk menyusun arah kebijakan organisasi. Sekaligus menjadi ruang merespons tantangan literasi di era digital.

Musyda mengusung tema Peran Penerbit Merawat Budaya dan Peradaban. Pengurus dan anggota IKAPI dari berbagai daerah hadir dalam forum tersebut. Penerbit Suara Muhammadiyah turut hadir selaku anggota aktif sekaligus salah satu penerbit tertua di lingkungan organisasi. Agenda utama meliputi laporan pertanggungjawaban kepengurusan, pemilihan ketua baru, dan sidang pleno.

Wawan Arif Rahmat terpilih sebagai Ketua IKAPI DIY periode 2026–2031. Ia menegaskan bahwa percepatan transformasi digital menjadi isu krusial bagi para penerbit. Menurutnya, pergeseran kebiasaan membaca masyarakat menuntut inovasi dalam produksi dan distribusi buku. Para penerbit juga perlu memanfaatkan platform digital untuk memperkuat ekosistem literasi.

Forum ini mendiskusikan sejumlah isu strategis industri perbukuan. Peserta membahas perlindungan hak cipta, peningkatan kualitas konten, dan perluasan distribusi buku hingga wilayah terpencil. Mereka bersepakat bahwa kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi kunci kelangsungan industri penerbitan, tanpa mengorbankan kualitas isi buku.

Musyda juga menghasilkan rekomendasi kolaborasi antara penerbit, penulis, dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini bertujuan mendorong minat baca masyarakat secara lebih luas. IKAPI DIY mendorong lahirnya kebijakan yang berpihak pada industri perbukuan lokal agar mampu bersaing di tingkat global.

Kepengurusan baru yang terpilih diharapkan membawa IKAPI DIY tampil lebih progresif dan adaptif. Musyda 2026 diharapkan menjadi titik tolak penguatan industri penerbitan dan peningkatan budaya literasi di Yogyakarta dan sekitarnya.

(Sumber: suaramuhammadiyah.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *